TUGAS BAB 1 dan BAB 4
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Sekarang
ini perkembangan dunia otomotif sangat pesat. Maka, seiring dengan itu koponen
pendukung diharuskan berkembang pula untuk keselamatan dan kenyamanan bagi
semua orang dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Salah satu bagian
yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah ban.
Karena
teknologi semakin maju maka kenyamanan pun menjadi sesuatu yang harus
diperhatikan. Berhubungan dengan kenyamanan dalam kendaraan, seperti mobil
ataupun motor sangat berarti hubungannya dengan ban yang digunakan.
Sebagus-bagusnya mobil tentu tidak akan enak jika ban yang digunakan
kualitasnya rendah. Selain itu faktor keamanan juga sangat dipengaruhi oleh ban
yang digunakan.
Untuk
memperoleh ban yang baik tentu menyangkut banyak hal. Bahan baku yang
digunakan, proses produksi yang dilakukan dan tidak lupa harga jual juga menjadi
faktor ,sebab walaupun pabrik bisa membuat ban yang sangat bagus akan menjadi
sia sia jika harganya tidak bisa dijangkau oleh konsumen. Intinya pabrik harus
menemukan formula campuran yang tepat dari berbagai faktor diatas menghasilkan
ban yang bagus, nyaman digunakan dan harganya terjangkau. Karena dalam
pembuatan ban melalui banyak proses, maka penulis meninjau satu proses saja
yaitu proses pembuatan Green Case dan
Green Tire pada mesin Building.
Pada
pelaksanaan kerja praktek, penulis mengambil judul “Proses Pembuatan Green Case dan Green Tire Pada Mesin Building”.
Dalam melaksanakan kerja praktek ini kami ditempatkan dibagian Maintenance , dalam perancanaan
maintenance atau perawatan alat produksi diperlukan anggaran yang matang
sehingga dalam pengadaan suku cadang break down maintenance serta biyaya Preventive Maintenance (PM) tersedia
dengan cukup. Maintenance merupakan langkah pencegahan awal untuk mencegah
apabila terjadi kerusakan kerusakan, dengan demikian dapat diatasi sehingga
kapasitas produksi dapat berjalan dengan normal, seperti halnya yang dapat
diterapkan di PT. Brigedstone Tire Indonesia, perusahaan yang bergerak dibidang
produk ban kendaraan roda empat dari size
yang terkecil hingga terbesar. Oleh karena itu kebijakan dalam maintenance atau perawatan mesin sangatlah
penting karena apabila terjadi trouble
pada mesin akan menjadikan produksi menjadi lambat.
1.2
Tujuan
Kerja Praktek
Kegiatan
kerja praktek ini sebagai kegiatan aplikatif dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk
membandingkan dan menerapkan langsung ilmu yang sudah didapat pada bangku
kuliah. Kegiatan kerja praktek di PT. Bridgestone Tire Indonesia ini memiliki
beberapa tujuan sebagai berikut:
1. Mengaplikasikan
pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat dari teori perkuliahan kedalam
dunia kerja yang sesungguhnya.
2. Mendapatkan
pengetahuan, keterampilan baru dan sikap kerja dari perusahaan.
3. Terlibat
dalam kegiatan pada sistem produksi serta dalam kegiatan pemeliharaan mesin
yang digunakan didalam proses produksi.
1.3
Manfaat
Kerja Praktek
Hasil
dari kerja praktek ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan maupun bagi
penulisan. Adapun keguanaanya adalah :
1. Bagi
perusahaan, hasil dari magang ini diharapkan dapat menjadi salah satu masukan
dalam pembuatan kebijakan yang tepat dengan kondisi saat ini.
2. Bagi
penulis merupakan pengalaman praktis dan wadah pengaplikasian teori yang telah
didapatkan selama masa perkuliahan, dalam mengamati, mempelajari, dan melaporkan
masalah-masalah yang terjadi pada sistem produksi.
1.4 Batasan
Masalah
Untuk
menghindari penyimpangan pembahasan, maka penulis membatasi permasalahan yang
akan dibahas sebagai berikut :
1. Proses
pembuatan Green Case dan Green Tire pada mesin Building
2.
Trouble
Shooting Machine Machine Building
3. Perawatan
dan pemeliharaan mesin Building
1.5
Metode
Pengumpulan Data
Dalam
penyusunan laporan ini penulis menggunakan dua macam metode, yaitu :
1.5.1
Data Primer
1. Metode
Survey
Adalah
metode pengumpulan data atau informasi melalui tanya jawab dengan semua pihak
yang memberi keterangan yang berkaitan dengan judul kerja praktek.
2. Metode
Observasi
Adalah
metode pengumpulan data atau informasi melalui pengamatan secara langsung
terhadap objek dan peristiwa yang berkaitan dengan judul praktek.
1.5.2
Data Sekunder
Memperoleh
data sekunder ini dari membaca beberapa buku referensi atau data book
dokumen dari PT. Bridgestone Tire Indonesia sebagai buku petunjuk operasional
dan juga mencari informasi di internet.
1.6
Lokasi
dan Jadwal Kerja Praktek
Tempat Kerja Praktek
(KP) : PT. Bridgestone Tire Indonesia
Alamat perusahaan :
Jalan Pondok Ungu, km 27, Kelurahan
Harapan Jaya, Bekasi-Jawa Barat
Tanggal
Pelaksanaan : 3 Desember s/d
23 Desember 2015
Waktu
Pelaksanaan : 07.45-16.45
WIB
Pembimbing
Lapangan :
Gambar
1.1 PT. Bridgestone Tire Indonesia
1.7
Sistematika
Penulisan
Sistematika
penulisan laporan kerja praktek ini dibagi menjadi beberapa bab yaitu :
BAB
I. PENDAHULUAN
Bab
ini berisi keterangan awal pelaksanaan kerja praktek yang meliputi latar
belakang, tujuan dan manfaat kerja praktek, batasan masalah, metode pengambilan
data, lokasi dan jadwal kerja praktek dan sistematika penulisan laporan.
BAB II. TINJAUAN
UMUM PERUSAHAAN
Pada
bab ini diberikan penjelasan tentang sejarah singkat berdirinya perusahaan,
perkembangan perusahaan, kebijakan perusahaan, misi perusahaan, jaringan
pemasaran, peningkatan dan pengawasan mutu, jenis produk yang dihasilkan,
lokasi perushaan, struktur organisasi perusahaan, kesejahteraan karyawan, jam
karyawan, job deskripsi, serta
aktifitas sosial perusahaan
BAB III. TEORI
DASAR PEMBUATAN BAN
Bab
ini berisikan tentang penjelasan teori yang penulis ambil dalam pengamatan
kerja praktek ini, antara lain adalah tentang struktur tire, arti penulisan tire,
proses pembuatan tire, proses
produksi, dan peranan maintenance.
BAB IV.
PEMBAHASAN
Bab
ini berisikan hasil pengamatan kerja praktek yang penulis lakukan yang terankum
dalam proses kerja mesin building, dari input-proses-output, bagian-bagian mesin building,
dan perawatan mesin building.
BAB V. PENUTUP
Bab
ini berisi tentang kesimpulan yang dapat penulis rangkum dari pengamatan kerja
praktek mengenai implementasi proses pembuatan produk, cara kerja mesin dan
perawatan mesin. Serta saran-saran sebagai perbaikan kedepan dari sudut pandang
penulis.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber
refrensi-referensi materi dan data yang ada didalam penulisan laporan kerja
praktek
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di PT. Bridgestone Tire
Indonesia. Maka di dapat beberapa kesimpulan dari data-data dan informasi
yaitu. Pembuatan ban dilakukan secara otomatis dan manual, mesin-mesin
melakukan pembuatan ban bekerja selama 24 jam maka memungkinkan terjadinya
kerusakan pada bagian-bagian tertentu maka perlu adanaya perawatan dan
pemeliharaan atau maintenance yang
baik. Sehingga mesin dapat berjalan dengan normal dan proses produksi berjalan
dengan lancar.
Berdasarkan dari hasil
praktek kerja lapangan di PT. Bridgestone Tire Indonesia, maka dapat di ambil
kesimpulan :
1. Dapat mengetahui proses perbaikan dan perawatan
mesin Bead Monowire yang dilakukan dalam proses pembuatan Bead Ring.
2. Dapat mengetahui komponen-komponen dari mesin
Bead Monowire beserta fungsinya
3. Mesin Bead Monowire adalah mesin yang berfunsi
untuk memproduksi Bead Ring yang merupakan bagian dari suatu rangkaian struktur
ban, dimana Bead Ring ini menjamin pemasangan yang kuat antara pelek dan ban
yang saling bersangkutan pada suatu kendaraan.
4. Di dalam divisi maintenance baik
perorganisasian maupun cara kerjanya cukup kompak teliti dan penuh kerj sama
dengan divisi yang lain, sehingga hasil produksi dapat memenuhi target sesuai
yang ditetapkan dari perusahaan.
4.2 Saran
4.2.1 Saran Untuk Perusahaan
1. Kedisiplinan
yang sudah baik untuk tetap di jaga dan terus di tingkatkan.
2. Kesehatan
dan keselamatan kerja (K3) untuk para karyawan perlu ditingktakan untuk
meningkatkan produktifitas kerja dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.
Terutama pemakaian masker yang memadai yang di bagian mesin banyak debu yang
mengganggu kesehatan.
3. Kebersihan
dan kerapian tempat kerja terus ditingkatkan untuk terciptanya lingkungan kerja
yang bersih, aman , nyaman dan produktif.
4. Pemeliharaan
dan perawatan baik alat maupun pemesinan di setiap bagian perlu ditingkatkan
untuk manjaga performa kinerja mesin maupun alat yangada disetiap bagian
sehingga dapat memperlancar aktifitas produksi yang berlangsung.
4.2.2 Saran
Untuk Universitas Gunadarma
1. Perlu adanya peningkatan kerja sama yang baik
anatara pihak kampus dengan pihak industri hal ini cukup penting dilakukan
karena selain untuk mempermudah akses masuk angkatan selanjutnya dalam mencari
tempat praktek kerja lapangan maupun akses mencari pekerjaan bagi para
mahasiswa tingkat akhir dan alumni.
2. Perlu adanya pembekalan dan pengarahan yang
terperinci jauh-jauh hari mengenai prosedur pelaksanaan praktek kerja lapangan
dari awal sampai akhir yaitu pengumpulan laporan praktek kerja lapangan.
Sehingga dapat melaksanakan serangkaian proses dalam pelaksanaan praktek kerja
lapangan dengan baik dan benar serta tertib.