INDONESIA TUAN RUMAH
MISS WORLD 2013,
ANDA SETUJU?
Indonesia tuan rumah miss world 2013,anda setuju? seperti
itulah judul pembicaraan yang akan kita bahas kali ini.
Banyak orang membicarakan tentang miss world 2013 yang akan
dilaksanakan di tanah air kita Indonesia,banyak pro kontra yang terjadi akibat
penyelenggaraan miss world ini,ada yang setuju ada yang tidak perduli ada yang
menolak bahkan ada yang mengancam bila miss world 2013 tetap di laksanakan di
Indonesia akan melakkukan tindakan-tindakan yang anarkis, seperti itulah
reaksi-reaksi yang terjadi dan menjadi
bahan perbincangan masyarakat Indonesia.
Disini saya akan membahas empat aspek mengenai Miss World
2013 yang akan di laksanakan di tanah air kita Indonesia :
1. Sejarah Miss World.
2. Pro kontra yang terjadi di masyarakat
Indonesia.
3. Keuntungan dan kerugian Miss World di
Indonesia .
4. Dan Kesimpulan.
1. SEJARAH MISS WORLD
Miss World adalah kontes kecantikan internasional yang
diprakarsai oleh Eric Morley pada tahun 1951 dan pertama kali diadakan di
Inggris. Setelah kematiannya pada tahun 2000, Istri Morley, Julia Morley, menggantikannya
sebagai ketua,Bersama rivalnya Miss Universe dan Miss Earth, kontes ini menjadi
salah satu yang dikenal oleh masyarakat umum.
Pemenang Miss World akan menghabiskan waktu setahun
berkeliling dunia sebagai wakil dari Miss World Organization dan berbagai
acaranya. Secara kebiasaan, Miss World tinggal di London selama masa baktinya.
Miss World dimulai sebagai Festival kontes bikini, untuk
menghormati pakaian renang yang baru diperkenalkan pada saat itu, tetapi
disebut "Miss World" oleh media. Pada awalnya direncanakan sebagai
acara one-off. Setelah mempelajari kontes Miss Universe yang hadir di kemudian
hari, Morley memutuskan untuk membuat kontes menjadi acara tahunan.
Pertentangan terhadap penggunaan bikini mengakibatkan
pergantian bikini dengan baju renang yang lebih sopan setelah kontes pertama.
Miss World pertama pada tahun 1951 adalah Miss yang pertama dan yang terakhir
yang dinobatkan sebagai pemenang dalam busana bikini. Pada Miss World 2013
semua peserta akan menggunakan satu potong baju renang ditambah sarung
tradisional dari perut hingga bawah untuk menghormati budaya lokal.
Pada 1980-an, kontes ini mereposisi dirinya dengan slogan
Beauty With a Purpose (Kecantikan Dengan Tujuan), dengan tes tambahan
intelegensi dan tes kepribadian. Namun, kompetisi terlihat kuno, meskipun untuk
waktu yang singkat memiliki daya tarik global, acara itu tidak disiarkan pada
jaringan TV besar terestrial Inggris selama beberapa tahun,sampai Channel 5
menayangkan kontes pada tahun 1998.
Organisasi Miss World memiliki dan mengelola final tahunan
Miss World, sebuah kompetisi yang telah tumbuh menjadi salah satu terbesar di
dunia. Sejak diluncurkan pada tahun 1951, Organisasi Miss World telah
mengumpulkan lebih dari £ 250 juta untuk badan amal anak-anak. Miss World
adalah waralaba di lebih dari 100 negara. Miss World, Limited adalah sebuah
perusahaan swasta, dan dengan demikian angka untuk pendapatannya, biaya dan
kontribusi amal tidak secara terbuka tersedia.
2. PRO
KONTRA MISS WORLD
Kontes Miss World 2013 yang telah dibuka di Nusa Dua, Bali,
pada Minggu (8/9/2013) dan disiarkan secara langsung di 160 negara seluruh
dunia. Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya yang hanya live di 120 negara.
Pada malam pembukaan tersebut, dipentaskan sajian-sajian beragam pertunjukan
kebudayaan Indonesia mulai dari Tari Kecak hingga Tari Kipas Cendana yang akan
dibawakan oleh 16 kontestan Miss World. Luar biasa!!
Perhelatan kontes kecantikan dan ratu sejagad Miss World
ke-63 tahun 2013 “tentunya” akan menjadikan Indonesia menjadi sorotan dunia.
Sebab, untuk pertama kalinya, Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia
ini akan mencatatkan dirinya sebagai negara penyelenggara kontes kecantikan
Miss World. Dan juga Indonesia mencatat sejarah sebagai penyelenggara Miss
World 2013 ini menjadi ajang “pemboyong ratusan wanita terbaik” dan terbanyak
dari berbagai Negara.
Memang itulah yang disebut dengan Pro dan kontra, karena
meski sudah mengantongi izin resmi dan mendapat dukungan dari masyarakat
Indonesia, ada pihak-pihak yang menyayangkan kontes Miss World digelar di
Indonesia. Sejumlah organisasi masyarakat Islam ramai-ramai memprotes Miss
World ini. Front Pembela Islam (FPI) bahkan berkehendak mendesak
“membubarkannya”. Alasannya kontes itu tak sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Tak hanya FPI yang menolak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun menyerukan
penolakan kontes Miss World digelar di Bali, dengan alasan kontes tingkat dunia
itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan mengumbar aurat
sehingga dapat menimbulkan maksiat. MUI juga membantah bahwa penyelenggaraan
Miss World dapat memberi keuntungan untuk pariwisata Indonesia, seperti
mendatangkan wisatawan mancanegara. Pun demikian pendapat dari Komite Indonesia
untuk Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi. Yang menganggap kontes Miss World
ini bagaimana “Perempuan hanya dijadikan komoditas dan Merendahkan kaum
perempuan”. Dan katanya kontes kecantikan itu tak sejalan dengan nilai-nilai
budaya bangsa.
Secara keseluruhan masyarakat Indonesia ada yang
mendukung/pro dan ada yang menolak/kontra dengan penyelenggaraan miss world
ini. Berikut ini adalah pernyatan PRO dan KONTRA dari berbagai masyarakat,ormas
dan pihak-pihak lain.
A. PRO
1. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.
Berpendapat bahwa setiap orang berhak mengembangkan diri. Dan keputusan
Indonesia menjadi tuan rumah kontes kecantikan tingkat dunia itu harus
dihargai. Kalau itu meninggikan citra Indonesia di mata dunia, kenapa tidak?.
Dalam pandangan HAM, sebaiknya masyarakat saling menghargai hak masing-masing.
Jangan ada pemaksaan kehendak, apalagi yang dicapai dengan cara-cara kekerasan.
2. Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Berpendapat bahwa acara miss world ini bias menjadi ajang
promosi pariwisata gratis ke mancanegara, sehingga bisa mendatangkan keuntungan
bagi Indonesia. Lewat kontes ratu sejagat itu, jelas mendatangkan banyak
wisatawan dari berbagai negara di belahan dunia, baik berlibur atau
menyelenggarakan konferensi di Bali.
B. KONTRA
1. Ketua NU berpendapar bahwa bahwa saat
ini Indonesia sedang banyak masalah, jadi penyelenggaraan miss world ini
menunjukkan tidak adanya simpati terhadap bangsa. penyelenggaraan miss world
merupakan sebuah bentuk meng-copy budaya luar, padahal Indonesia sudah memiliki
budaya sendiri, adanya sesi bikini/swimsuit yang biasanya muncul dalam
penyelenggaraan miss world,dan miss world dianggap merupakan ajang eksploitasi
wanita.
2. “Kita menolak Miss World, acara ini kalau pakai cadar, pakai
jilbab pun tetap haram! Karena ini perang peradaban sebelum sampai perang
sesungguhnya!” tegas Jubir Jamaah Ansharu Tauhid Sonhadi saat konferensi pers
Hizbut Tahrir Indonesia bersama Tokoh Ormas Islam Menolak Miss World
3. Menurut Jubir HTI Muhammad Ismail
Yusanto, Indonesia menjadi target liberalisasi mulai dari Irsyad Manji, Lady
Gaga, sekarang Miss World. Artinya, ini liberalisasi Indonesia sebagai negeri
Muslim terbesar di dunia terencana dan sistematis. Persoalan Miss World bukan
sekedar bikini tapi ajang eksploitasi perempuan untuk kepentingan industri
seksual, kosmetik dan fashion. “Ini merendahkan perempuan!” tegasnya.
4. Pengurus Besar Parmusi Taufikurrahman
menyatakan penyelenggaraan Miss World bisa diartikan sebagai legitimasi
terhadap westernisasi sehingga harus ditolak. “Miss World akan menjadi titik
masuk westernisasi yang lebih besar lagi!” prediksinya. Ini merupakan test
case, ungkap Wakil Sekjen Al Irsyad Bachtiar, karena Miss World ini punya pengaruh besar pada opini publik sebagai
pembenaran diterimanya budaya barat.
5. Ketua Biro Humas Hidayatullah Mahladi
pun dengan tegas menolak kontes umbar aurat tersebut. “Saya mengingatkan kepada
warga Hidayatullah di mana pun berada untuk mengopinikan penolakan Miss World
di tengah-tengah masyarakat,” serunya
6. Begitu juga dengan Syarikat Islam,
dengan tegas Ketua Umum SI Djauhari Syamsuddin menyatakan penolakannya. “SI
meminta pemerintah dalam hal ini kepolisian untuk tidak memberikan izin
penyelenggaraan Miss Wolrd!” tegasnya.
7. Begitu juga dengan Syarikat Islam,
dengan tegas Ketua Umum SI Djauhari Syamsuddin menyatakan penolakannya. “SI
meminta pemerintah dalam hal ini kepolisian untuk tidak memberikan izin
penyelenggaraan Miss Wolrd!” tegasnya.
8. Sedangkan mantan anggota DPR Mashadi
bukan hanya mengutuk dengan keras tetapi menyamakan penyelenggaraan Miss World
di negeri yang mayoritas Muslim ini dengan memaksa umat Islam memakan daging
babi.
9. Ketua DPD Al Ittihadiyah Jakarta
Sabil Raun mengamini pernyataan tokoh ormas lainnya dengan menyatakan seluruh
ormas Islam, yang besar maupun yang kecil menolak Miss World. “Saya sependapat
dengan Pak Mashadi, menyelenggarakan Miss World sama saja dengan menyuruh umat
Islam memakan daging babi mentah-mentah!” tegasnya.
3.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
miss
world adalah sebuah kontes kecantikan Internasional yang pada tahun 2013 ini
Indonesia dipercaya menjadi tuan rumahnya berkat jasa salah seorang bos tv
nasional. Walaupun menuai kritikan dari berbagai pihak, tapi toh akhirnya
perhelatan miss sedunia ini tetep dilaksankan di Indonesia walaupun akhirnya
hanya di Bali.
Dengan berbagai alasan, panitia pelaksana tidak mungkin membatalkan perhelatan yang menurut sebagian pengamat tidak sesuai dengan budaya ketimuran yang katanya menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti yang luhur dan anti terhadap budaya buka-buka aurat. Ajang Miss World kan identik dengan ekploitasi aurat wanita walaupun tidak 100% demikian, ada juga sih nilai-nilai positif yang dilihat juri, seperti kecerdasan dan yang lainnya.
Dengan berbagai alasan, panitia pelaksana tidak mungkin membatalkan perhelatan yang menurut sebagian pengamat tidak sesuai dengan budaya ketimuran yang katanya menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti yang luhur dan anti terhadap budaya buka-buka aurat. Ajang Miss World kan identik dengan ekploitasi aurat wanita walaupun tidak 100% demikian, ada juga sih nilai-nilai positif yang dilihat juri, seperti kecerdasan dan yang lainnya.
Yah
sepertinya memang kedaulatan rakyat di negeri ini sudah tergadaikan. Buktinya
suara ribuan rakyat yang menentang akan lenyap dengan begitu saja ditelan atas
nama budaya, uang dan kepentingan sesaat dari segelintir orang saja. Untung
rugi setiap event pastilah ada, dan inipun tergantung darimana kita melihatnya.
Begitupun dengan penyelenggaraan Miss world ini, berikut diantara keuntungan
dan kerugian Indonesia menyelenggarakan ajang Internasional ini.
A. KEUNTUNGAN
1.
bisa menjadi ajang
promosi pariwisata gratis ke mancanegara, sehingga bisa mendatangkan keuntungan
bagi Indonesia. Lewat kontes ratu sejagat itu, jelas mendatangkan banyak
wisatawan dari berbagai negara di belahan dunia, baik berlibur atau
menyelenggarakan konferensi di Bali.
2. Keuntungan lainnya yang bisa didapat dari ajang ini adalah
promosi Indonesia di antara media internasional maupun komunitas turis yang
mengenalnya, dimana Indonesia dikenal sebagai wilayah eksotis yang sangat
menawan untuk menjadi tujuan wisata
3. Disamping itu dari penyelenggaraan Miss World 2013 bukan
hanya memperkenalkan seni dan budaya Indonesia, namun juga perkembangan
industri fashion Indonesia melalui acara World Fashion Designer.
B. KERUGIAN
1. Menodai
citra Indonesia , bukankah Indonesia adalah negeri Muslim terbesar di dunia?
Bahkan salah satu tempat yang dipilih untuk ajang ini adalah Kab. Bogor yang
memiliki dikenal religius. Tentu ini akan menodai Ini akan menodai citra negara
Indonesia, lebih dari itu ajang ini dapat meliberalkan kaum muslim di Indonesia
yang mayoritas Muslim.
2. Mitos Kecantikan yang Menyesatkan,Kontes
kecantikan membuat masyarakat terjebak dalam mitos kecantikan yang menyesatkan.
Kecantikan wanita dinilai dengan penampilan fisik. Meskipun ada standar
nilai-nilai lain yang menjadi penilaian, tetap saja yang utama adalah
kecantikan fisik. Mitos kecantikan ini berdampak sangat besar bagi mental dan
gaya hidup perempuan. Banyak yang akhirnya tidak merasa puas dengan fisik yang
dimiliknya. Para wanita akhirnya berlomba-lomba untuk merubah dirinya menjadi
putih, langsing, hidung mancung, kaki lenjang
bak super model. Bahkan mereka rela merogoh saku dalam-dalam sampai
melakukan operasi plastik untuk bisa cantik seperti yang dipertontonkan kontes
kecantikan. Para wanita menjadi lupa dengan kodratnya, disibukan dengan
memperhatikan fisik. Sementara nilai-nilai spiritual, moral menjadi terabaikan.
Belum lagi dampak bagi para pria, yang dengan bebas melihat para wanita yang
mempertontonkan auratnya. Moral mereka akan rusak.
3. Ajang
Bisnis dan Kapitalisasi Perempuan
Sejarahnya, kontes kecantikan
Miss World di Amerika tahun 1952 diadakan sebagai cara untuk promosi produk
pakaian dalam wanita. Keuntungan dari acara ini sangatlah besar, karena mampu
menjaring penonton yang sangat banyak.
Menjadi ajang bisnis alias
mengeruk keuntungan dari hak siar yang akan dijual di seluruh negara.
Dan motif bisnis ini tetap
berlaku hingga sekarang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed
Joesoef menulis dalam bukunya, "Dia dan Aku: Memoar Pencari
Kebenaran" (2006), ia menulis:
“Pemilihan ertu-ratuan seperti
yang dilakukan sampai sekarang adalah suatu penipuan, di samping pelecehan
terhadap hakikat keperempuanan dari makhluk (manusia) perempuan. Tujuan dari
kegiatan ini tak lain dari meraup keuntungan berbisnis, bisnis tertentu;
perusahaan kosmetika, pakaian renang, rumah mode, salon kecantikan, dengan
mengeksploitasi kecantikan yang sekaligus kelemahan perempuan, insting primitif
dan nafsu elementer laki-laki dan kebutuhan akan uang untuk bisa hidup
mewah”.Maka jelas, ajang ini menjadikan tubuh wanita beserta kecantikannya
sebagai komoditas bisnis yang menguntungkan pihak-pihak tertentu. Sementara
pendapat bahwa acara ini akan meningkatan daya tarik wisata Indonesia dll tak
lain hanyalah alibi untuk menutupi motif tersebut.
4. KESIMPULAN
1.
saya
berharap kedepan bangsa Indonesia juga harus menjadi bangsa yang berpikir,
bukan sekadar ‘mengunyah permen karet yang datang dari luar’ yang terasa enak
tapi tak jelas apa manfaatnya.
2.
menurut saya adanya Miss World ini seyogyanya
di jadikan “hikmah” untuk semua, hikmah untuk semakin “memperkuat cinta akan
budaya sendiri”. Penulis pikir pudarnya budaya asli Indonesia yang berupa
“rendahnya cinta budaya daerah” disebabkan oleh masyarakat Indonesia sendiri
yang mulai berusaha meninggalkannya. Yang masih banyak orang menganggap budaya
daerah adalah budaya kolot, sehingga logikanya kita sendirilah yang telah
membunuh budaya sendiri.Budaya asli Indonesia mulai bergeser ketika masyarakat
mulai menganggap modernitas sebagai suatu budaya y ang sempurna. Ketika modern
telah mengglobalisasi membuat tradisi menjadi “malu” menunjukkan dirinya
sehingga kebudayaan menjadi “hilang” dan ketika kita mulai menggali kebudayaan
ketika itu kita temui kebudayaan telah dibunuh oleh modernisasi. Kondisi “era”
sekarang ini memang tidak mudah dalam menghadapi arus globalisasi. Tak heran
jika budaya Indonesia saat ini semakin tergerus. Ada gejala, misalnya anak muda
lebih suka budaya Korea ketimbang budaya Indonesia atau lagu-lagu Indonesia.
Mungkin itu dapat melemahkan nasionalisme kita. Padahal sebenarnya kita
memiliki suatu pemikiran starategis untuk menghadapi arus globalisasi, kita
memiliki kekuatan yakni keberagaman.
3.
adanya Miss World ini seyogyanya di jadikan
“jalan” untuk “menggali adat ketimuran kita”. Menurut penulis, pudarnya adat
ketimuran yang selalu diajarkan oleh budaya-budaya yang ada di Indonesia adalah
salah satu faktor utama yang menempa sikap mental buruk masyarakat kurun waktu
belakangan ini. Contohnya: saat ini orang lebih sibuk dijejaring sosial, selalu
memperhatikan teman-temannya di jejaring, tetapi teman yang berada di
sampingnya sedang sakit dia tidak tahu. Dan saat ini bapak dan anak, kakek dan
cucu, adik dan kakak itu berteman di jejaring sosial, yang mengakibatkan bahasa
diantara mereka tidak lagi memperhatikan tata berbahasa. Padahal sejatinya,
bahwa bahasa yang dipakai di jejaring sosial merupakan bahasa yang tidak
mengenal tingkatan umur. Jadi mereka di jejaring itu berbahasa mendatar, tidak
ada lagi bahasa mendaki untuk berkomunikasi dengan yang lebih tua, dan bahasa
menurun ke yang lebih muda, sehingga hormat kepada bapak jadi hilang dan santun
ke anak jadi tidak ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar