Minggu, 03 Januari 2016

TUGAS BAB 1 dan BAB 4

BAB I
PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang
Sekarang ini perkembangan dunia otomotif sangat pesat. Maka, seiring dengan itu koponen pendukung diharuskan berkembang pula untuk keselamatan dan kenyamanan bagi semua orang dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Salah satu bagian yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah ban.
Karena teknologi semakin maju maka kenyamanan pun menjadi sesuatu yang harus diperhatikan. Berhubungan dengan kenyamanan dalam kendaraan, seperti mobil ataupun motor sangat berarti hubungannya dengan ban yang digunakan. Sebagus-bagusnya mobil tentu tidak akan enak jika ban yang digunakan kualitasnya rendah. Selain itu faktor keamanan juga sangat dipengaruhi oleh ban yang digunakan.
Untuk memperoleh ban yang baik tentu menyangkut banyak hal. Bahan baku yang digunakan, proses produksi yang dilakukan dan tidak lupa harga jual juga menjadi faktor ,sebab walaupun pabrik bisa membuat ban yang sangat bagus akan menjadi sia sia jika harganya tidak bisa dijangkau oleh konsumen. Intinya pabrik harus menemukan formula campuran yang tepat dari berbagai faktor diatas menghasilkan ban yang bagus, nyaman digunakan dan harganya terjangkau. Karena dalam pembuatan ban melalui banyak proses, maka penulis meninjau satu proses saja yaitu proses pembuatan Green Case dan Green Tire pada mesin Building.
Pada pelaksanaan kerja praktek, penulis mengambil judul “Proses Pembuatan Green Case dan Green Tire Pada Mesin Building”. Dalam melaksanakan kerja praktek ini kami ditempatkan dibagian Maintenance , dalam perancanaan maintenance atau perawatan alat produksi diperlukan anggaran yang matang sehingga dalam pengadaan suku cadang break down maintenance serta biyaya Preventive Maintenance (PM) tersedia dengan cukup. Maintenance merupakan langkah pencegahan awal untuk mencegah apabila terjadi kerusakan kerusakan, dengan demikian dapat diatasi sehingga kapasitas produksi dapat berjalan dengan normal, seperti halnya yang dapat diterapkan di PT. Brigedstone Tire Indonesia, perusahaan yang bergerak dibidang produk ban kendaraan roda empat dari size yang terkecil hingga terbesar. Oleh karena itu kebijakan dalam maintenance atau perawatan mesin sangatlah penting karena apabila terjadi trouble pada mesin akan menjadikan produksi menjadi lambat.

1.2        Tujuan Kerja Praktek
Kegiatan kerja praktek ini sebagai kegiatan aplikatif dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk membandingkan dan menerapkan langsung ilmu yang sudah didapat pada bangku kuliah. Kegiatan kerja praktek di PT. Bridgestone Tire Indonesia ini memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:
1.      Mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat dari teori perkuliahan kedalam dunia kerja yang sesungguhnya.
2.      Mendapatkan pengetahuan, keterampilan baru dan sikap kerja dari perusahaan.
3.      Terlibat dalam kegiatan pada sistem produksi serta dalam kegiatan pemeliharaan mesin yang digunakan didalam proses produksi.

1.3        Manfaat Kerja Praktek
Hasil dari kerja praktek ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan maupun bagi penulisan. Adapun keguanaanya adalah :
1.      Bagi perusahaan, hasil dari magang ini diharapkan dapat menjadi salah satu masukan dalam pembuatan kebijakan yang tepat dengan kondisi saat ini.
2.      Bagi penulis merupakan pengalaman praktis dan wadah pengaplikasian teori yang telah didapatkan selama masa perkuliahan, dalam mengamati, mempelajari, dan melaporkan masalah-masalah yang terjadi pada sistem produksi.

1.4        Batasan Masalah
Untuk menghindari penyimpangan pembahasan, maka penulis membatasi permasalahan yang akan dibahas sebagai berikut :
1.      Proses pembuatan Green Case dan Green Tire pada mesin Building
2.      Trouble Shooting Machine Machine Building
3.      Perawatan dan pemeliharaan mesin Building

1.5        Metode Pengumpulan Data
Dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan dua macam metode, yaitu :
1.5.1        Data Primer
1.      Metode Survey
Adalah metode pengumpulan data atau informasi melalui tanya jawab dengan semua pihak yang memberi keterangan yang berkaitan dengan judul kerja praktek.
2.      Metode Observasi
Adalah metode pengumpulan data atau informasi melalui pengamatan secara langsung terhadap objek dan peristiwa yang berkaitan dengan judul praktek.
1.5.2        Data Sekunder
Memperoleh data sekunder ini dari membaca beberapa buku referensi atau data book dokumen dari PT. Bridgestone Tire Indonesia sebagai buku petunjuk operasional dan juga mencari informasi di internet.

1.6        Lokasi dan Jadwal Kerja Praktek
Tempat Kerja Praktek (KP)    : PT. Bridgestone Tire Indonesia
Alamat perusahaan                  : Jalan Pondok Ungu, km 27, Kelurahan
  Harapan Jaya, Bekasi-Jawa Barat
            Tanggal Pelaksanaan               : 3 Desember s/d 23 Desember 2015
            Waktu Pelaksanaan                 : 07.45-16.45 WIB
            Pembimbing Lapangan           :

Gambar 1.1 PT. Bridgestone Tire Indonesia

1.7        Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan kerja praktek ini dibagi menjadi beberapa bab yaitu :
            BAB I. PENDAHULUAN
Bab ini berisi keterangan awal pelaksanaan kerja praktek yang meliputi latar belakang, tujuan dan manfaat kerja praktek, batasan masalah, metode pengambilan data, lokasi dan jadwal kerja praktek dan sistematika penulisan laporan.
BAB II. TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
Pada bab ini diberikan penjelasan tentang sejarah singkat berdirinya perusahaan, perkembangan perusahaan, kebijakan perusahaan, misi perusahaan, jaringan pemasaran, peningkatan dan pengawasan mutu, jenis produk yang dihasilkan, lokasi perushaan, struktur organisasi perusahaan, kesejahteraan karyawan, jam karyawan, job deskripsi, serta aktifitas sosial perusahaan
BAB III. TEORI DASAR PEMBUATAN BAN
Bab ini berisikan tentang penjelasan teori yang penulis ambil dalam pengamatan kerja praktek ini, antara lain adalah tentang struktur tire, arti penulisan tire, proses pembuatan tire, proses produksi, dan peranan maintenance.
BAB IV. PEMBAHASAN
Bab ini berisikan hasil pengamatan kerja praktek yang penulis lakukan yang terankum dalam proses kerja mesin building, dari input-proses-output, bagian-bagian mesin building, dan perawatan mesin building.
BAB V. PENUTUP
Bab ini berisi tentang kesimpulan yang dapat penulis rangkum dari pengamatan kerja praktek mengenai implementasi proses pembuatan produk, cara kerja mesin dan perawatan mesin. Serta saran-saran sebagai perbaikan kedepan dari sudut pandang penulis.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber refrensi-referensi materi dan data yang ada didalam penulisan laporan kerja praktek


BAB IV
PENUTUP

4.1       Kesimpulan
                        Setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di PT. Bridgestone Tire Indonesia. Maka di dapat beberapa kesimpulan dari data-data dan informasi yaitu. Pembuatan ban dilakukan secara otomatis dan manual, mesin-mesin melakukan pembuatan ban bekerja selama 24 jam maka memungkinkan terjadinya kerusakan pada bagian-bagian tertentu maka perlu adanaya perawatan dan pemeliharaan atau maintenance yang baik. Sehingga mesin dapat berjalan dengan normal dan proses produksi berjalan dengan lancar.
                        Berdasarkan dari hasil praktek kerja lapangan di PT. Bridgestone Tire Indonesia, maka dapat di ambil kesimpulan :
1.      Dapat mengetahui proses perbaikan dan perawatan mesin Bead Monowire yang dilakukan dalam proses pembuatan Bead Ring.
2.      Dapat mengetahui komponen-komponen dari mesin Bead Monowire beserta fungsinya
3.      Mesin Bead Monowire adalah mesin yang berfunsi untuk memproduksi Bead Ring yang merupakan bagian dari suatu rangkaian struktur ban, dimana Bead Ring ini menjamin pemasangan yang kuat antara pelek dan ban yang saling bersangkutan pada suatu kendaraan.
4.      Di dalam divisi maintenance baik perorganisasian maupun cara kerjanya cukup kompak teliti dan penuh kerj sama dengan divisi yang lain, sehingga hasil produksi dapat memenuhi target sesuai yang ditetapkan dari perusahaan.

4.2       Saran
            4.2.1    Saran Untuk Perusahaan
   1.  Kedisiplinan yang sudah baik untuk tetap di jaga dan terus di tingkatkan.
 2.  Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk para karyawan perlu ditingktakan untuk meningkatkan produktifitas kerja dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Terutama pemakaian masker yang memadai yang di bagian mesin banyak debu yang mengganggu kesehatan.
  3.  Kebersihan dan kerapian tempat kerja terus ditingkatkan untuk terciptanya lingkungan kerja yang bersih, aman , nyaman dan   produktif.
  4.  Pemeliharaan dan perawatan baik alat maupun pemesinan di setiap bagian perlu ditingkatkan untuk manjaga performa kinerja mesin maupun alat yangada disetiap bagian sehingga dapat memperlancar aktifitas produksi yang berlangsung.

4.2.2    Saran Untuk Universitas Gunadarma
                        1.  Perlu adanya peningkatan kerja sama yang baik anatara pihak kampus dengan pihak industri hal ini cukup penting dilakukan karena selain untuk mempermudah akses masuk angkatan selanjutnya dalam mencari tempat praktek kerja lapangan maupun akses mencari pekerjaan bagi para mahasiswa tingkat akhir dan alumni.
                        2.  Perlu adanya pembekalan dan pengarahan yang terperinci jauh-jauh hari mengenai prosedur pelaksanaan praktek kerja lapangan dari awal sampai akhir yaitu pengumpulan laporan praktek kerja lapangan. Sehingga dapat melaksanakan serangkaian proses dalam pelaksanaan praktek kerja lapangan dengan baik dan benar serta tertib.
 
                       




3 komentar: